Struktur Mounting & EPC
Sebuah PLTS hanya seandal struktur yang menahannya dan setim yang mengerjakannya. Modul Tier-1 sekalipun akan gagal bila mounting bocor, korosi, atau salah hitung beban angin. Karena itu kami menyatukan dua hal yang menentukan keandalan jangka panjang: struktur mounting yang benar dan EPC turnkey di mana satu tim bertanggung jawab dari awal hingga akhir.
Struktur mounting kami memakai aluminium dan baja galvanis hot-dip yang tahan korosi tropis, dengan sistem klem dan pengikat yang tidak merusak atap (non-penetrating untuk atap metal bila memungkinkan). Untuk ground-mount, struktur dirancang sesuai beban angin dan kondisi tanah.
Lingkup EPC turnkey
Sebagai kontraktor EPC, kami menangani seluruh siklus proyek 200 kWp hingga 10 MWp dalam satu kontrak:
- Studi kelayakan — analisis atap/lahan, profil beban, estimasi produksi dan payback.
- Desain teknik — single-line diagram, layout, struktur dan dokumen perizinan.
- Suplai — panel, inverter, baterai dan balance of system.
- Instalasi & commissioning — pekerjaan sipil, mekanikal, elektrikal dan pengujian.
- Izin PLN & O&M — pengurusan sambungan dan kontrak perawatan.
Untuk siapa
Perusahaan yang ingin satu mitra bertanggung jawab penuh atas hasil PLTS — tanpa harus mengoordinasikan banyak vendor terpisah.
Timeline
Proyek atap 200–500 kWp umumnya 6–12 minggu; proyek MWp-scale dengan ground-mount 3–8 bulan.
ROI
EPC turnkey yang dikerjakan benar menjaga performance ratio tinggi dan downtime rendah — fondasi dari payback 5–8 tahun dan produksi 25+ tahun.
Estimasi harga (indikatif)
Patokan indikatif 2026 untuk EPC PLTS lengkap:
| Sistem | Tipe | Harga indikatif |
|---|---|---|
| EPC atap 200–500 kWp | Turnkey | Rp 10–12 juta / kWp |
| EPC atap 500 kWp–1 MWp | Turnkey | Rp 9–11 juta / kWp |
| EPC ground-mount 1 MWp+ | Turnkey | Rp 8,5–10,5 juta / kWp |
Indikatif — minta katalog untuk penawaran EPC sesuai proyek Anda.
EPC kami menyatukan panel, inverter, baterai dan monitoring. Kami bekerja di seluruh Indonesia — dari Jakarta hingga Makassar.